24 Mei 2009

Tuhan Menjawab Do'a Dengan Caranya


"Masalah terbesar dari doa adalah bagaimana membiarkannya mengalir dan mengizinkan Allah menjawab dengan cara-Nya (Glenn Clark)"

Pada suatu hari, ada seorang wanita sedang mengajar keponakannya. Sang keponakan biasanya menyimak apa yang diajarkan bibinya, tetapi kali ini dia tidak bisa berkonsentrasi sama sekali. Ternyata salah satu kelerengnya hilang.

Tiba-tiba anak itu berkata: "Bi, bolehkan aku berlutut dan meminta Allah untuk menemukan kelerengku?".
Ketika bibinya mengizinkan, anak itu berlutut di kursinya, menutup matanya dan berdoa dengan sungguh-sungguh. Kemudian dia bangkit dan melanjutkan pelajaran. Keesokan harinya, bibinya yang takut doa keponakannya tidak terjawab dan (dengan demikian melemahkan imannya, ...) dengan khawatir bertanya:
"Sayang, apakah engkau sudah menemukan kelerengmu?".
"Tidak Bi", jawab anak itu, "tetapi Allah telah membuatku tidak menginginkan kelereng itu lagi".

Alangkah indahnya iman anak itu. Terkadang kita sering berburuk sangka pada Nya karena do'a kita yang tidak terkabulkan oleh Nya. Tapi yakinlah Tuhan mendengarkan do'a kita dan pasti akan mengabulkannya.
Contoh misalkan, ada anak berusia 5 (lima) tahun, tapi dia merengek-rengek minta diberikan uang Rp 100,000.00 untuk jajan di warung, apakah kita sebagai orang tua akan langsung mengabulkan permintaan anak itu?? Tentu tidak bukan. Karena uang Rp 100,000.00 untuk anak seusianya terlalu besar, dan terlalu banyak uang sejumlah itu bila hanya untuk jajan di warung. Begitu pula halnya dengan Allah, Tuhan yang Maha Segalanya. Dia pasti tahu apa yang terbaik bagi kita umat Nya, dan apa yang harus ditangguhkan dulu pemberiannya. Dan Insya Allah ada hikmah dibalik semua kejadian yang ada di dalam hidup ini (bila kita menyadarinya). Karena apa yang terlihat baik buat kita, belum tentu baik menurut Nya.

Terkadang memang terjadi sedikit kerancuan antara Do'a dan keinginan kita.
Keinginan kita, yang kita manifestasikan dalam bentuk do'a kepada Tuhan... itu BELUM PASTI DIKABULKAN sesuai dengan keinginan kita tersebut. Karena apa? Karena Tuhan mempunyai cara sendiri tentang bagaimana Dia "menyikapi" do'a-do'a dari para manusia ini. Ada 3 (tiga) cara berbeda dalam mengabulkan do'a kita.

1. Do'a yang dikabulkan langsung

Ini adalah do'anya para Nabi dan Rasul. Setiap Nabi dan Rasul itu diberikan "fasilitas khusus" oleh Allah dengan segera mengabulkan do'a yang dimintakan kepada-Nya, karena Dia menilai para Nabi dan Rasul itu benar-benar mempunyai pikiran dan hati nurani yang suci dibandingkan dengan manusia biasa seperti kita ini. Oleh sebab itu setiap do'a Nabi maupun Rasul, pasti akan langsung dikabulkan-Nya persis sesuai dengan isi do'anya. Do'a seperti ini "bukan fasilitas buat kita", karena jika kita sebagai manusia biasa diberikan fasilitas khusus seperti ini...wah bisa sangat membahayakan seluruh umat manusia. Kita bisa "seenaknya saja" meminta sesuatu kepada Tuhan. Benar kan??

2. Do'a yang dikabulkan-Nya, tapi digantikan dengan yang lebih baik:
Inilah fasilitas do'a bagi kita manusia biasa. Ingatlah bahwa apa yang kelihatan baik buat kita, mungkin belum tentu baik menurut Nya. Allah jelas lebih tahu segala sesuatu yang lebih baik dan bermanfaat bagi kita. Oleh sebab itu, do'a yang kita panjatkan kepada Nya, kadangkala digantikan oleh-Nya dengan yang lebih baik bagi kita yang berdo'a. Misalnya, mungkin saja Anda berdo'a meminta rejeki materi yang banyak, ternyata do'a Anda itu digantikan-Nya dengan cara menyelamatkan "nyawa" Anda dari sebuah kecelakaan maut, sehingga Anda tetap segar bugar dan sehat sampai sekarang ini. Do'a Anda tetap dikabulkan, tetapi itu digantikan oleh Allah dengan yang lebih baik untuk kehidupan Anda.
Ingatlah untuk selalu berpositif "thinking" pada Nya.

3. Do'a yang dikabulkan-Nya, tapi masih digantungkan:
Do'a yang seperti ini juga merupakan fasilitas bagi kita. Setiap permohonan kita kepada Nya lewat do'a pasti dikabulkan. Allah sudah memberikan hasil do'a kita. Dalam hal ini, hasil do'a kita tersebut tidak langsung diberikan ke kita, tetapi masih "digantungkan di atas" kita. Manusia yang berdo'a diberikan "tugas dan kewajiban" untuk meraih hasil do'anya yang masih tergantung tersebut. Dengan kalimat lain, jika Anda berdo'a memohon rezeki materi, makaDia sudah mengabulkan do'a Anda, tetapi Dia meletakkan hasil do'a itu (rezeki materi) "di atas" Anda, sehingga Anda harus punya daya upaya sekuat tenaga untuk mengambilnya. Anda harus berjuang untuk benar-benar meraih hasil do'a yang telah ada di atas Anda itu. Itulah tugas dan kewajiban Anda. Kalau Anda sudah mau menunaikan tugas dan kewajiban Anda ini, maka barulah Anda bisa benar-benar menikmati hasil do'a Anda itu di dalam kehidupan Anda.

Memang terkadang Allah mengabulkan do'a kita dengan cara yang tidak kita mengerti sebagai seorang makhluk yang lemah, tapi yakinlah bahwa Dia pasti mengabulkan do'a kita. Yang terpenting adalah selalu ingatlah Dia, jangan hanya mengingat Nya ketika kita memerlukan kehadiran Nya saja. Padahal Dia selalu ada di setiap hela nafas yang kita hirup setiap detiknya. Bersikaplah adil kepada Nya. Bila kita ingin diperhatikan Nya, maka "perhatikan" lah dia di setiap detik kehidupan yang telah diberikan Nya untuk kita. Jangan melupakan Nya walau sedetikpun.

23 komentar:

reni mengatakan...

Hebat...!! Seep banget deh mbak ulasannya. Keren abis.
Mbak bener sekali.., aku sering mendengar ungkapan : "Allah akan menjadikan segalanya indah tepat pada waktunya".
Mengingat itu adalah caraku untuk bisa berpikir positif selama ini.
Makasih udah sharing ya mbak..

rampadan mengatakan...

Aq slalu berfikir. Apapun yg terjadi. Itu adalah yg terbaik untuk kita. Karena ALLAH selalu memberikan yg terbaik untuk hamba2NYA. Seburuk apapun hambaNYA tersebut.

anazkia mengatakan...

Syukron Bunda, atas pencerahannya.. :)

erik-24594 mengatakan...

Ulasan yg sangat bagus...
Allah senantiasa memberikan yang terbaik buat kita, sesuai kebutuhan kita, bukan sesuai nafsu dan keinginan kita

buwel mengatakan...

Setuju mbak, alloh tak pernah melupakan janjinya....
bukankah alloh pernah berfirman...ud'uuni astajib lakum...
siiip mbak artikelnya...

RanggaGoBlog mengatakan...

bunda... absen dulu,,,, heheheheh,,,

umi rina mengatakan...

Betul...betul...betul...:)
Satu kata kuncinya, "kita harus yakin dengan do'a kita dan yakin Dia pasti mengabulkannya dengan caraNya."

Makasih ya Bunda sudah mengingatkan...:)

donalduck mengatakan...

ia bener mba...
Allah Ta'ala selalu tau yang terbaik buat hambaNya, kadang kala manusia yang tidak bisa mengerti pemberianNya itu justru yang dibutuhkan saat ini.

makasih mba...

Newsoul mengatakan...

Hm...nice posting sobat. Begitulah, cm kita manusia yang sering tidak mengerti dan tidak faham dengan caraNya itu.

senoaji mengatakan...

pola-pola menjebak yang menduakan Tuhan dan menghilangkan proses,

sip sip sip mbakk...heheehhehehe

mama hilda mengatakan...

Quotasi yang paling atas suka saya mbak, memang betul, biarlah Allah yang menjawab do'a kita dengan caranya.

Karena bukan berarti ketika kita meminta pada-Nya akan serta merta di kabulkan, akan tetapi mungkin hal tersebut untuk menguji keimanan kita.

Rana Rasuna mengatakan...

Yup, kadang orang berburuk sangka kepada Tuhan hingga menduakan-NYA semata-mata karena menurutnya doanya tidak dikabulkan Tuhan, padahal sebenarnya (seperti ulasan mba' di atas) bagaimana sebuah doa dikabulkan memiliki proses, karena kita hanyalah manusia biasa bukan Nabi dan Rasul, jadi bersabarlah dengan doa, dan tetap barengi doa dengan berusaha tanpa pernah berpaling dari-NYA.

Artikel yang bagus mba'... sangat bermanfaat untuk mempertebal keimanan kita.

annin mengatakan...

betul banget bunda bukankah Allah sudah berjanji untuk mengabulkan doa Hamba-hamba NYA,maka yakinlah...dan jgn putus asa untuk kita selalu berdo'a kepada-NYA

harry seenthing mengatakan...

wah keren buanget nih mba.....

shiela mengatakan...

makasih yah dah mampir mba, wah postingannya keren buanget mba

irien mengatakan...

indah banget seh yg mba tulis....kapan aku bisa menulis sampai mengena hati dan perasaan orang lain...makasih ya mba atas infomation nya...

suwung mengatakan...

wah sama dengan nabung doa berarti ya kalo doanya yang digantung

Lala mengatakan...

"...Bila kita ingin diperhatikan Nya, maka "perhatikan" lah dia di setiap detik kehidupan yang telah diberikan Nya untuk kita. Jangan melupakan Nya walau sedetikpun." Astaghfirulloh...kita seringkali lupa akan hal ini, tapi selalu menuntut doa agar selalu terkabul. terima kasih bun sekali lagi diingatkan :)

ke2nai mengatakan...

Allah emang selalu mendengarkan do'a2 kita y mbak.. Btw.. layout barunya bagus deh..

atca mengatakan...

wah..lama ngga nengok jadi keren nih blognya...mantapppp

Penny mengatakan...

@rampadan: yup.. betul banget itu. Krn "seburuk" apapun kita, Allah tetap sayang pada kita.
@senoaji: makanya jangan menduakan Tuhan, lha wong menduakan istri aja ngga bisa hehehe (apa hubungannya ya??)
@mama hilda: bener mba, semakin tinggi iman kita, semakin berat ujian yg akan kita hadapi (ntah itu ujian dalam bentuk kebahagiaan ataupun kesusahan)

Penny mengatakan...

@irien: makasih atas pujiannya, jeng.. learning by doing aja sih prosesnya.
@suwung: makanya usaha yg keras, agar yg digantung itu cepat kita raih. Jangan hanya berdo'a tapi ikhtiar/usahanya kurang :-D
@ke2nai: ehmm.. pasti jarang berkunjug deh... kan ganti LO nya sudah dr beberapa minggu yang lalu hehehe
@atca:ho oh..nih, lama ngga mampir. Ganti suasana biar ngga bosan dan makin seger aja sih...

ENDRIYANI mengatakan...

Thx Mbak postingnya ^_^...Kadang kita memang suka bertanya-tanya??? kenapa blom dikabulkan juga...Tapi Allah punya cara sendiri ya!!!