28 Januari 2009

Cerita Dari Gunung

Seorang bocah mengisi waktu luang dengan kegiatan mendaki gunung bersama ayahnya Hiker . Entah mengapa, tiba-tiba si bocah tersandung akar pohon dan terjatuh. "Aduh!" jeritannya memecah keheningan suara pegunungan. Si bocah amat terkejut, ketika ia mendengar suara di kejauhan menirukan teriakannya persi sama, "Aduh!".
Dasar anak-anak, ia pun berteriak lagi, "Hei!! Siapa kau?", terdengar sautan pula "Hei! Siapa kau?". Lantaran kesal mengetahui suaranya selalu ditirukan, si anak berseru, "Pengecut kamu!". Lagi-lagi ia terkejut ketika suara dari sana membalasnya dengan umpatan serupa.

Akhirnya ia pun bertanya kepada sang Ayah,"Apa yang terjadi?". Dengan penuh kearifan sang ayah tersenyum dan berkata, "Anakku, coba perhatikan." Dan lelaki itupun berkata dengan keras dan lantang,"Saya kagum padamu!". Suara di kejauhan menjawab, "Saya kagum padamu!". Sekali lagi sang ayah berteriak "Kamu sang juara!", suara itu pun menjawab "Kamu sang juara!". Sang bocah semakin keheranan, meski demikian ia tetap belum mengerti juga. Lalu sang ayah pun menjelaskan:


"Suara itu adalah gema, tapi sesungguhnya itulah kehidupan"

Kehidupan memberi umpan balik atas semua ucapan dan tindakanmu. Dengan kata lain, kehidupan kita adalah sebuah pantulan atau bayangan atas tindakan kita. Bila kamu ingin mendapatkan lebih banyak cinta di dunia ini, ya...ciptakanlah cinta di dalam hatimu.
Bila kamu ingin tim kerjamu punya kemampuan yang tinggi, ya.. tingkatkanlah kemampuan itu.
Karena hidup akan memberikan kembali segala sesuatu yang telah kau berikan pada "nya" MyEm0.Com.

Ingat, hidup bukan sebuah kebetulan tapi sebuah bayangan dirimu. Segera koreksilah diri sendiri (ucapan dan tindakanmu), apabila di dalam kehidupan menemui hal-hal yang menyimpang, mengecewakan, sedih, gagal, dsb.

20 komentar:

ENDRIYANI mengatakan...

Cerita yang bagus nich...makasih dah berbagi!!! Baik untuk direnungkan nich....

marsudiyanto mengatakan...

Semoga comment sayapun bergema...

Kamilia mengatakan...

kisah yang inspiratif bunda..thanks for sharing..

regards
mama hilda
www.hildafarha.blogspot.com

Umi Rina mengatakan...

Top postingannya!!! Ringkas dan padat!!! :)

Baka Kelana mengatakan...

Cerita yang indah dan sangat menarik
saya paling suka kalau udah main-main ke gunung

wewarna mengatakan...

stujuuu, alam mengajarkan pada kita hukum alam. orang jawa bilang, sopo nandur sing ngunduh. salam

Angsoka47 mengatakan...

bagus jeng... mesti dicoba yah, umpan yg baik, insya Allah hasilnya pun baik...

Bill mengatakan...

kesentil nih saya, wygiwyg: what you give is what you gey ya bunda :)

brigaspad mengatakan...

bunda cakeeeeeeeeeeeeeppppp (moga bergema,..!!! berharap mode on!!)

Atca mengatakan...

bagus banget..
jadi menginspirasi kita..
nice post jeng

Erik mengatakan...

Memberi dan melakukan segala sesuatunya atas dasar cinta ya mbak... cinta kepada sesama makhluk-Nya

ayuzuricha mengatakan...

mbak sip banget postingannya :) apa diri kita adalah apa yang kita ucapkan :P

btw lama gak jumpa nih ;)

"Dan" pejuang budhe mengatakan...

Alhamdulillah.. dapat pencerahan.. cerita hikmah untuk bahan perenungan kita..makasih yach..

Dexter mengatakan...

Weeeeh... daku teringat kembali..hik ..hik... analog yang bagus... semoga daku pun ikut bergema disini.

Digital Baca : mengatakan...

Hidup juga harus selalu di iringi dengan ungkapan syukur atas semua nikmat yang telah di karuniakan-Nya,

ke2nai mengatakan...

byk yg bisa sy renungkan kl baca blognya mbak peni :)

Milla Widia N mengatakan...

jadi itu adalah echo yg memantul dari gunung ya...
kalo kita meneriakan sesuatu makan si echo pun akan mengikuti apa yg kita katakan, kalo jelek ya jelek... kalo bagus ya bagus juga :) nice post

Izka mengatakan...

Begitulah. Segala sesuatunya tidak pernah berdiri dengan sendirinya..Ada korelasi satu sama lain. Maka beruntunglah mereka yang bisa memahami fenomena hidup seperti itu.... Apa kabar?

Nunik Achmad mengatakan...

jadi inget sebuah quote: You give what you have inside...
Klo banyak cinta di hatimu, maka kau akan berikan banyak cinta untuk sesama...
Jika hanya kebencian yang kau berikan, maka hanya kebencian pula yang kamu punya...

Nurta San mengatakan...

malam bunda!! ceritax bagus nih!! :)