20 Desember 2008

Manajemen Waktu

Sebuah renungan buat kita semua karena kita semua pasti pernah mengalami kesulitan dalam mengatur waktu yang ada. Waktu 24 jam terasa kurang karena kita tidak bisa mengaturnya dengan baik:

Suatu hari, seorang ahli 'Management Waktu' berbicara di depan sekelompok mahasiswa bisnis, dan ia memakai ilustrasi yg tidak akan dengan mudah dilupakan oleh para siswanya.
Ketika dia berdiri dihadapan siswanya dia berkata: "Baiklah, sekarang waktunya kuis".
Para mahasiswa pun mulai konsentrasi dan menyimak kuis yang akan dibawakan oleh sang ahliMyEm0.com.

Sang ahli pun mengeluarkan sebuah toples berukuran galon yang bermulut cukup lebar, dan meletakkannya di atas meja. Lalu ia juga mengeluarkan sekitar selusin batu berukuran segenggam tangan dan meletakkan dengan hati-hati batu-batu itu kedalam toples. Ketika batu itu memenuhi toples sampai ke ujung atas dan tidak ada batu lagi yg muat untuk masuk ke dalamnya, dia bertanya:
" Apakah toples ini sudah penuh?" MyEm0.com

Semua siswanya serentak menjawab, "Sudah!"
Kemudian dia berkata, " Benarkah?" Dia lalu meraih dari bawah meja sekeranjang kerikil.
Lalu dia memasukkan kerikil-kerikil itu ke dalam toples sambil sedikit mengguncang-guncangkannya, sehingga kerikil itu mendapat tempat diantara celah-celah batu-batu itu. Lalu ia bertanya kepada siswanya sekali lagi:
" Apakah toples ini sudah penuh?" Kali ini para siswanya hanya tertegun, MyEm0.com
"Mungkin belum!", salah satu dari siswanya menjawab. " Bagus!" jawabnya.

Kembali dia meraih kebawah meja dan mengeluarkan sekeranjang pasir. Dia mulai memasukkan pasir itu ke dalam toples, dan pasir itu dengan mudah langsung memenuhi ruang-ruang kosong diantara kerikil dan bebatuan.
Sekali lagi dia bertanya, "Apakah toples ini sudah penuh?"

"Belum!" serentak para siswanya menjawab
Sekali lagi dia berkata, "Bagus!"

Lalu ia mengambil sebotol air dan mulai menyiramkan air ke dalam toples, sampai toples itu terisi penuh hingga ke ujung atas. Lalu si Ahli Manajemen Waktu ini memandang kepada para siswanya dan bertanya:

"Apakah maksud dari ilustrasi ini?"

Seorang siswanya yg antusias langsung menjawab, "Maksudnya, betapapun penuhnya jadwalmu, jika kamu berusaha kamu masih dapat menyisipkan jadwal lain kedalamnya!"

"Mungkin Benar! tapi tidak sepenuhnya benar", jawab si ahli, "Bukan itu maksudnya. Sebenarnya ilustrasi ini mengajarkan kita bahwa :

JIKA BUKAN BATU BESAR YANG PERTAMA KALI KAMU MASUKKAN, MAKA KAMU TIDAK AKAN PERNAH DAPAT MEMASUKKAN BATU BESAR ITU KE DALAM TOPLES TERSEBUT.

"Apakah BATU-BATU BESAR dalam hidupmu?" MyEm0.com

Mungkin anak-anakmu, suami/istrimu, keluargamu, orang-orang yang kamu sayangi, persahabatanmu, kesehatanmu, mimpi-mimpimu, Ibadahmu pada Tuhanmu atau hal yang lain.
Semua hal yang kamu anggap PALING BERHARGA dalam hidupmu itulah BATU BESAR mu! Ingatlah untuk selalu meletakkan BATU-BATU BESAR tersebut sebagai yg PERTAMA, atau kamu tidak akan pernah punya waktu untuk memperhatikannya. Jika kamu mendahulukan hal-hal yang kecil dalam prioritas waktumu, maka.......... Kamu hanya memenuhi hidupmu dengan hal-hal yang kecil.
Kamu tidak akan punya waktu untuk melakukan hal yang besar dan berharga dalam hidupmu"........


Nah, sekarang kita kembalikan pada diri kita masing-masing, sudahkah kitat meletakkan BATU BESAR dalam kehidupan kita sebagai prioritas utama waktu kita?MyEm0.com

9 komentar:

Lyla mengatakan...

susah memang kalo udah punya baby pengin ngenet ya mbak... mesti pinter2 bagi waktu...

Penny mengatakan...

@Lyla: that's the point mba, kita harus buat skala prioritas, apakah pilih ngenet atau pilih kepentingan keluarga kita yang utama.

Angsoka47 mengatakan...

kaya nya udh sebagian sih say.... tp harus lebih kali ya... ga boleh berpuas diri toh....

Penny mengatakan...

@Angsoka47: bener jeng... lakukan koreksi tiap hari karena terkadang prioritas hari ini berbeda dengan kemarin, esok atau lusa iya kan??

ke2nai mengatakan...

Yup setuju mbak.. Cuma kadang kalo batu2 besar itu lagi berbenturan bikin kita suka agak bingung jadinya. Mungkin spt kata mbak Peni ya.. bener2 hrs bikin skala prioritas :)

Atca mengatakan...

yapp
Setuju nih..skala prioritas...bisa stres kalo maunya sempurna..he..he..

Penny mengatakan...

@ke2nai: tapi biasanya tetap aja bisa ditentuka batu mana yang paling besar buat kita mba Chie diantara semua batu besar yg berbenturan tersebut, iya ngga?

@atca: jangan stress jeng... ntar cepat tua hehehe

sayidah mengatakan...

nice posting .. :) masih keteteran juga nih u/ memenej waktu .. hiks :D

Moenk bunayya.tabulas.com

Penny mengatakan...

@sayidah: salam kenal mba. Iya sih.. sama saja dengan saya. Terkadang masih suka bingung mana batu terbesar diantara batu2 besar yang harus kita masukkan lebih dulu hehehe